Bagikan Artikel

Sahabat, di dashboard mobilmu pasti ada tombol dengan ukuran agak lebih besar dengan gambar segitiga di bagian tengahnya kan. Itu adalah tombol untuk mengaktifkan lampu hazard. Lampu hazard adalah lampu tanda darurat. Lampu ini menyala dengan cara lampu sein kanan dan kiri berkedip secara bersamaan. Untuk menyalakan lampu ini, kamu cukup menekan tombol besar dengan gambar segitiga tadi.

Dalam praktik sehari-hari, ternyata masih banyak pengemudi yang menggunakan lampu hazard tidak sesuai dengan fungsinya, ada empat kesalahan penggunaan lampu hazard yang kerap dilakukan oleh banyak pengemudi.

Pertama, menyalakan lampu hazard pada saat hujan. Penggunaan seperti ini ternyata hanya akan membingungkan pegemudi di belakang. Sebab, lampu sein menjadi tidak berfungsi.

Kesalahan kedua, yakni menyalakan hazard saat memberikan tanda lurus di persimpangan. Ini juga tidak perlu karena bukan peruntukkannya. Tanpa menghidupkan lampu hazard pun, artinya kendaraan akan bergerak lurus.

Kesalahan selanjutnya, menyalakan lampu hazard di lorong gelap. Kebiasaan ini juga dinilai tidak perlu karena tidak ada efeknya. Justru, hal ini dinilai membingungkan pengemudi di belakangmu sebab, lampu sein menjadi tidak berfungsi.

Terakhir, kesalahan menyalakan lampu hazard saat di jalan berkabut. Pada kondisi ini pengendara sebetulnya cukup menyalakan lampu kabut atau dan lampu utama.

Lalu, pada saat seperti apa saja lampu hazard boleh digunakan? Sesuai dengan fungsi utamanya, lampu hazard adalah lampu untuk menunjukkan keadaan darurat yang sedang  dialami oleh pengemudi. Hal ini tertulis dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dijelaskan tentang penggunaan lampu hazard.

Pada pasal 121 ayat 1 menyatakan, “Setiap pengemudi kendaraan bermotor wajib memasang segitiga pengaman, lampu isyarat peringatan bahaya, atau isyarat lain pada saat berhenti atau parkir dalam keadaan darurat di jalan”.

‘Keadaan darurat’ di sini diartikan bahwa kendaraan sedang dalam keadaan mogok, mengalami kecelakaan lalu-lintas, mengganti ban, atau hanya sekadar berhenti sesaat (misalnya untuk menerima panggilan telepon). Dalam situasi tersebut, kamu diwajibkan untuk menyalakan lampu hazard.

Di luar dari kondisi tersebut, kamu tidak dibenarkan untuk menyalakan lampu hazard. Untuk itu, mulai sekarang hentikanlah kebiasaan menyalakan lampu hazard yang tak sesuai dengan fungsinya. Penggunaan lampu hazard yang tak tepat bisa berakibat buruk bagi si pengendara, maupun pengguna jalan lainnya.

Images

Mengenali Gejala Fan Belt Sudah Harus Diganti

Sahabat, kamu sudah mengenal komponen yang bernama tali kipas atau fan belt? Tali kipas merupakan komponen yang sangat penting pada sebuah mesin mobil. Komponen ini berupa sabuk atau tali berbahan karet tahan panas yang terus berputar selama mesin mobilmu bekerja. Fungsinya sebagai penerus putaran mesin untuk menggerakkan power steering, AC, water pump, alternator, dan lainnya. Kalau kita lihat dari […]

Images

Menggunakan Fog Lamp Dengan Bijak

Sahabat Daihatsu, di musim penghujan seperti sekarang ini, fog lamp atau lampu kabut menjadi kelengkapan yang sangat dibutuhkan pada saat berkendara. Menggunakan Fog lamp dengan bijak akan sangat membantu untuk menambah daya pengelihatan di saat kondisi hujan atau pada saat kondisi berkabut. Kelengkapan yang satu ini biasanya ditawarkan sebagai kelengkapan standar mobil type tertentu ketika […]

Images

Maksimalkan Usia Pakai Aki

Sahabat, aki berperan sangat penting pada saat mobil pertama kali dihidupkan, karena aki adalah satu-satunya sumber listrik untuk menghidupkan motor starter. Rata-rata aki mobil dapat bertahan selama 2 sampai 5 tahun tergantung pada merek dan perilaku pemakainya. Namun begitu, usia aki bisa kita maksimalkan Sahabat… Simak tips sederhananya di bawah ini: Pastikan semua peralatan elektronik […]

Comments

No comments entry.

LEAVE A REPLY