Bagikan Artikel

Sahabat, perjalanan mudik ke kampung halaman atau berlibur dengan menggunakan kendaraan pribadi sudah pasti akan menempuh jarak yang jauh. Bahkan, waktu tempuh juga tidak bisa diprediksi, karena kondisi lalu lintas yang terkadang macet atau malah lancar.

Dengan kondisi perjalanan seperti itu, kamu membutuhkan persiapan sangat matang, tidak hanya kondisi mobilmu tetapi juga pengemudinya. Tidak hanya yang mengemudikan mobil, tapi pendamping atau co driver, karena pendamping memang memiliki fungsi yang tidak kalah penting.

Pada kenyataannya, pendamping malah banyak yang tidur atau sibuk dengan gawainya (gadgetnya). Padahal, fungsi utama dari pendamping adalah memandu pengemudi, mengingatkan pengemudi untuk selalu dan lebih waspada selama perjalan. Biasanya yang menjadi pendamping pengemudi dalam perjalan mudik lebaran dan liburan, adalah istri. Jadi mereka harus siap untuk memonitor keadaan sekitar, dan harus terus dapat menjadi teman mengobrol pengemudi agar pengemudi tidak lekas mengantuk.

Sementara itu, sebagai pengemudi yang baik haruslah mengutamakan keselamatan dan keamanan keluarga hingga sampai di tempat tujuan. Oleh karenanya sebagai pengemudi, ada baiknya kamu menerapkan gaya mengemudi yang dikenal dengan sebutan Defensive Driving.

Defensive driving adalah bagaimana kita sebagai pengemudi mengendalikan perilaku kita saat berkendara. Perilaku mengemudi itu juga mencakup kewaspadaan pada lingkungan sekitar. Dan yang lebih penting adalah,  mengemudi apalagi dengan tujuan berlibur atau mudik itu harus bahagia. Sehingga, perjalanan menjadi menyenangkan.

Sedangkan dalam Defensive Driving sendiri ada lima hal utama yang harus diperhatikan. Pertama jaga mata. Pemudik harus memasang mata baik-baik terhadap kondisi sekelilingnya, baik depan, samping dan belakang.

Kedua, cepat tanggap terhadap hal-hal yang terjadi di luar mobil. Ketiga, menjaga jarak, dengan kendaraan di depan. Usahakan semaksimal mungkin tidak berada di depan mobil besar (bus dan truk) untuk menghindari tabrakan dari belakang karena rem blong. Keempat, jaga kecepatan kendaraan. Kelima, harus melihat dan dilihat serta hindari blind spot kendaraan lain terutama bus dan truk.

Itulah Sahabat, manfaat Defensive Drifing agar kita dapat mengemudi aman dan nyaman saat berlibur atau mudik. Selamat berkendara ya Sahabat, ingat keselamatan dan keamanan adalah nomor satu!

 

 

 

Images

Mengenali Gejala Kerusakan Shock Absorber

Hai Sahabat. Apakah ada diantara Sahabat yang merasakan kalau pengendalian mobilnya menjadi berkurang saat melaju melewati marka jalan atau permukaan jalan yang bergelombang? Mobil terasa berjalan terhuyung-huyung dan timbul suara-suara berisik dari arah roda saat melintasi lubang atau gundukan? Ada kemungkinan shock absorber mobil Sahabat sudah rusak atau lemah. Untuk dapat mengenali gejala kerusakan shock […]

Images

BERKENDARA SAAT HUJAN

Halo Sahabat, di bulan November ini akhirnya musim penghujan yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba. Di musim penghujan, dalam berkendara kita harus lebih hati-hati dan ekstra waspada. Banyak hal yang harus lebih diperhatikan pada saat berkendara di musim penghujan, seperti: permukaan jalan yang licin, lubang jalanan yang tertutup genangan air sampai hal-hal yang lebih ekstrim, seperti pohon […]

Images

Peran Si Wiper Belakang

Sahabat, salah satu kelengkapan tambahan mobil yang sangat membantu di musim hujan ini adalah wiper pada kaca belakang. Bahkan di beberapa model mobil, fitur ini sudah menjadi kelengkapan standar. Peranannya memang penting Sahabat, terutama untuk membersihkan kaca belakang agar pandangan kita tetap jelas sewaktu mundur atau sekadar memantau keadaan di belakang mobil kita. Namun pengoperasian […]

Comments

No comments entry.

LEAVE A REPLY