Bagikan Artikel

Selain smart phone, mobilmu juga dilengkapi dengan baterei. Kalau smart phone-mu ‘lowbat’, kamu tinggal cari colokan atau memasangkannya ke power bank. Nah, kalau yang ‘lowbat’ baterei mobilmu bagaimana? Mogok dan mesin tidak dapat dihidupkan. Baterei di mobilmu itu, disebut dengan Accu (Aki). Fungsinya untuk menyimpan dan mensuplai daya listrik ke seluruh komponen mobil, seperti lampu, sistim injeksi, fitur kabin, alarm, hingga Electronic Control Unit (ECU).

Jika aki mobil Sahabat bermasalah, tentu perjalananmu sudah pasti terganggu. Untuk itu, aki juga perlu mendapatkan perawatan. Lalu bagaimana cara merawat aki agar tetap terjaga dan berfungsi optimal serta awet? Yuk mari, kita simak beberapa tips berikut ini.

 

1. Panaskan mobilmu 2 atau 3 hari sekali

Kalau mobilmu jarang dipakai, kamu harus rajin untuk memanaskan mesin mobilmu. Cukup panaskan mesin mobilmu dengan durasi 5 – 10 menit. Kalau mesin mobilmu tak pernah dipanaskan, dapat mengakibatkan aki cepat rusak atau soak.

 

2. Matikan semua perangkat elektronik (AC, lampu, radio dll)

Sebelum kamu mematikan mesin mobilmu, pastikan dahulu semua perangkat elektronik pada mobilmu sudah dimatikan. Misalnya AC, lampu, dan radio. Kalau tak dinonaktifkan ketika mesin mobil dimatikan, perangkat tersebut akan memakan banyak daya listrik. Akibatnya, cadangan listrik pada aki mobilmu akan cepat habis.

 

3. Jaga kebersihan aki

Aki wajib dibersihkan secara rutin ya Sahabat. Kalau kamu tidak memperhatikan kebersihannya, terminal aki akan tertutup oleh kerak (daki). Akibatnya, aki akan sulit menghantarkan listrik ke komponen lain. Untuk membersihkan aki sangat mudah, kamu Cuma perlu sikat gigi bekas untuk membersihkannya.

 

4. Jangan memodifikasi terlalu berat

Memodifikasi sudah pasti mampu meningkatkan penampilan mobilmu. Namun memodifikasi juga perlu memperhatikan banyak hal. Selain risiko pada keselematan penumpang, memodifikasi khususnya pada sistim audio juga bisa membuat aki bermasalah, minimal tekort (kekurangan cadangan listrik). Bahkan, bisa berakibat pada kerusakan pada perangkat elektronik lainnya.

 

5. Pantau volume air aki (khusus Aki basah)

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah volume air aki. Air aki yang sudah berkurang akan menyebabkan mobilmu susah dihidupkan. Jangan biarkan volume aki mobilmu berkurang. Segeralah isi ulang air aki mobil. Tapi, perlu diingat, ada dua jenis air aki yang dijual di pasaran. Khusus untuk pengisian atau tambahan air aki, kamu harus gunakan air aki dengan kemasan berwarna biru.

 

Nah Sahabat, merawat aki tidaklah sulit bukan? Dengan melakukan beberapa langkah sederhana di atas, perjalananmu bisa lebih lancar dan nyaman karena terhindar dari masalah aki. Selamat mencoba ya Sahabat!

 

 

Images

Kapan Waktu Yang Tepat Untuk Mengganti Busi

Sahabat, busi pada semua mesin kendaraan bermotor memiliki usia pakai. Ketika usia pakainya berakhir, maka daya percikan api busi itu menurun. Akibatnya, laju mobil kesayanganmu tidak akan maksimal. Busi mobil yang bermasalah umumnya ditandai dengan mesin yang tidak stabil atau ‘mbrebet’, akselerasi tidak gesit, mesin susah dihidupkan hingga konsumsi bahan bakar menjadi boros. Oleh karenanya, busi […]

Images

Merawat Pintu Geser

Halo Sahabat. Terutama untuk Sahabat yang memiliki Daihatsu Luxio dan GranMax Minibus / Blind Van. Bagaimana Sahabat? Memiliki Minibus dengan pintu geser ternyata sangat praktis dan menyenangkan ya. Bukaan pintu dapat maksimal terutama saat parkir di area parkir pusat-pusat perbelanjaan dan tempat rekreasi lainnya. Bukaan pintu geser yang maksimal ini sangat membantu saat Sahabat naik […]

Images

Mengemudikan Mobil Matic Dengan Benar, Begini Caranya!

Seorang pengendara yang baru pertama kali menggunakan transmisi otomatis atau matic, tentu harus melakukan penyesuaian agar tidak membahayakan ketika melaju di jalan raya. Persoalan yang kerap dialami pengguna pemula adalah kebiasaan menginjak pedal kopling ketika akan mengurangi kecepatan dengan menurunkan gigi transmisi. Ketika yang digunakan adalah mobil matic, apa yang terjadi? Yups, kaki kiri menginjak […]

Comments

No comments entry.

LEAVE A REPLY