Bagikan Artikel

Sahabat, perjalanan panjang mudik membawa bayi dan balita dengan mobil pribadi pasti akan memberikan tantangan tersendiri. Risiko terjebak macet, bosan, bayi dan balitamu rewel, bukan tak mungkin akan kamu hadapi. Bagaimana agar perjalanan mudik nyaman bagi bayi dan balitamu? Mudah-mudahan uraian berikut ini dapat membuat perjalanan mudikmu bersama bayi dan balita menjadi lebih nyaman.

Saat mudik dengan mengajak bayi dan balita menggunakan mobil pribadi, pastikan kamu juga memiliki partner untuk mengurus si bayi dan balita selama dalam perjalanan. Bisa sanak saudara, atau kerabat yang lain. Partner ini yang akan menjadi kawan bermain sekaligus penenang jika di dalam perjalanan bayi dan balita kamu rewel. Ketika bayi dan balita terjaga, dia harus mendapatkan perhatian penuh dan itu membutuhkan stamina yang luar biasa prima. Oleh karena itu, disarankan ketika si bayi dan balita tertidur, si partner pun harus memanfaatkannya untuk tidur juga.

Sahabat, perjalanan mudik belum tentu berjalan semulus yang direncanakan. Ban kempes, cuaca buruk, dan sebagainya bisa membuat perjalanan terganggu. Demikian pula dengan mood bayi dan balitamu. Untuk menghadapi hal tak terduga semacam itu, pastikan kamu membawa mainan atau alat hiburan yang dapat mengalihkan perhatian si kecil.

Melakukan perjalanan di malam hari lebih disarankan karena merupakan waktu tidur si kecil. Bayi dan balita akan banyak menggunakan waktunya untuk tidur dan tidak terjaga. Kamu juga bisa melakukan perjalanan dengan lebih cepat tanpa banyak berhenti. Namun, pastikan pengemudi tidak dalam keadaan mengantuk. Minum kopi bisa menjadi pilihan yang baik, tetapi bergantian mengemudi lebih disarankan.

Sebagai orang dewasa mungkin bisa melakukan perjalanan panjang tanpa memerlukan banyak istirahat. Namun, pertimbangkan kondisi bayi dan balitamu. Untuk tetap menjaga kenyamanannya, atur skala istirahat. Pada perjalanan siang hari, berhentilah setiap 2-3 jam perjalanan. Sementara, pada malam hari berhentilah setiap 3-6 jam perjalanan. Di setiap pemberhentian ini, kamu bisa memberikan asupan makanan atau mengganti popok bayi dan balitamu. Selain itu, kamu juga bisa sejenak meregangkan badan dan beristirahat. Pilih jalur yang memadai Meski tersedia berbagai pilihan jalur yang bisa kamu pilih, ketersediaan sarana dan prasarana di sepanjang jalur harus menjadi pertimbangan utama sebelum kamu mengambil keputusan. Pilihlah jalur yang selama 24 jam nonstop memiliki layanan-layanan publik dan tidak jauh dari pusat makanan atau setidaknya mini market yang buka 24 jam. Hal ini agar bayi dan balita tetap dapat terpenuhi kebutuhannya jika sewaktu-waktu rewel. Walaupun ada jalur lain yang lebih sepi dan memiliki pemandangan lebih indah, hindari jika di sepanjang jalur itu tidak ada layanan memadai.

Peralatan bayi dan balita bisa mendominasi barang bawaan kamu saat mudik. Untuk menghindari bongkar pasang barang bawaan di tengah perjalanan, tata alat-alat yang sering dipakai atau memiliki urgensi tinggi di tempat yang terjangkau. Misalnya dot, botol dan perlengkapan membuat susu, tisu basah, obat-obatan, diapers, mainan, dan selimut.

Selama perjalanan, kamu bisa memberikan pijatan-pijatan sederhana di bagian betis atau kaki si bayi dan balita. Pijatan ini dapat memberikan rasa tenang dan menghilangkan rasa lelah pada bayi dan balita yang rewel selama melakukan perjalanan panjang. Sembari memijat, nyanyikanlah lagu anak-anak, karena biasanya bayi dan balita menyukai nyanyian-nyanyian gembira atau permainan cilukba. Cara ini bisa diterapkan di sepanjang perjalanan agar bayi dan balita merasa nyaman dan tidak rewel.

Lakukan tindakan pencegahan Untuk menghindari hal yang tak diinginkan selama perjalanan. Misalnya, jika ingin menjeda perjalanan untuk sekadar berhenti sejenak atau beristirahat dalam waktu lama, hindari tempat gelap dan sepi. Pastikan hanya berhenti di tempat yang terang dan tidak jauh dari keramaian, misalnya di rest area, SPBU, tempat makan, masjid, dan sebagainya. Lelah, istirahatlah. Jangan memaksakan untuk tetap melanjutkan perjalanan. Jika kamu atau penumpang lain, termasuk si bayi dan balita, sudah kelelahan, istirahatlah kalau perlu bermalamlah di hotel.

Demikian Sahabat, beberapa tips sederhana agar kamu dapat mudik nyaman dengan bayi dan balita. Selamat berlibur dan mudik ya Sahabat!

 

Images

Pengharum Mobil Di Depan Grill AC? No…No!

Sahabat, mendengarkan musik saat terjebak kemacetan bisa menjadi salah satu penghilang rasa penat ya… Apalagi dengan hembusan sejuk dari udara AC ditemani semerbak wanginya parfum mobil kesukaan kamu. Eh, apakah kamu meletakkan pengharum itu di depan grill AC? Wah, sebaiknya jangan Sahabat. Anggapan bahwa meletakkan pengharum mobil di depan grill AC adalah langkah yang tepat […]

Images

Asuransi Kendaraan, Mengapa Penting?

Yippy… Tabungan sudah cukup dan bonus akhir tahun sebentar lagi dibagikan. Saatnya membeli Daihatsu baru di outlet-outlet jaringan Astra Daihatsu. Bagi Sahabat yang baru membeli kendaraan, mungkin bertanya-tanya: apa perlunya berasuransi? Saya kan nyetirnya hati-hati. Pertanyaan serupa barangkali juga masih suka terlontar dari Sahabat yang sudah pernah membeli kendaraan baru, dengan pertanyaan yang juga sama. […]

Images

Merawat Dashboard

Halo Sahabat, sudahkah kamu merawat dashboard mobilmu dengan baik? Dashboard meskipun letaknya di dalam kabin, tetap harus dirawat dengan baik. Posisi dashboard yang langsung terkena sinar matahari, dapat membuat warna dashboard berubah menjadi kusam atau retak, terutama saat kamu memarkir mobilmu dalam waktu yang lama di bawah terik sinar Matahari. Selain itu, debu di dalam […]

Comments

No comments entry.

LEAVE A REPLY