Menu | Astra Daihatsu

CARA STEL KLEP MOBIL YANG BENAR

Klep yang disetel dengan benar memainkan peran kunci dalam mengatur aliran udara dan bahan bakar ke dalam ruang bakar serta mengatur pengeluaran gas buang. Seiring berjalannya waktu dan pemakaian, klep dapat mengalami penyesuaian dan memerlukan penyetelan ulang. Klep mobil, juga dikenal sebagai katup klep atau valve, adalah komponen penting dalam mesin kendaraan bermotor, termasuk mobil. Katup klep adalah bagian mekanis yang membuka dan menutup untuk mengatur aliran campuran udara dan bahan bakar ke dalam ruang bakar mesin serta mengatur pengeluaran gas buang. Penyetelan klep mobil perlu dilakukan karena beberapa alasan penting. Klep yang disetel dengan benar memastikan aliran campuran udara dan bahan bakar ke ruang bakar serta pengeluaran gas buang berjalan dengan optimal. Ini berkontribusi pada kinerja mesin yang baik, termasuk tenaga yang lebih efisien dan emisi gas buang yang rendah. Saat melakukan penyetelan klep pada mobil, perhatikan langkah-langkah berikut dengan cermat:Hidupkan mesin mobil dan panaskan. Langkah pertama dalam penyetelan klep yang benar adalah menjalankan mesin mobil. Biarkan mesin menghangat selama sekitar 10 menit, lalu matikan. Tujuannya adalah untuk menyesuaikan mesin dengan spesifikasi klep standar pabrikan.Lepaskan tutup kepala silinderLangkah kedua adalah melepaskan tutup kepala silinder setelah mesin dipanaskan dan dimatikan. Gunakan kunci pas atau ring untuk melepaskannya dengan hati-hati agar tidak mengganggu komponen lainnya.Putar poros engkolLangkah selanjutnya adalah memutar poros engkol untuk mengatur posisinya pada nol tanpa puli kruk as. Panduan pada tutup rantai atau penutup timing mesin akan membantu Anda mencapai posisi nol.Baca juga: Ada 5 Jenis Mesin Mobil di Indonesia, Yuk Kita Bahas!Tentukan posisi TMA (Titik Mati Atas) Untuk menentukan posisi ini, ada dua cara yang dapat digunakan.Dengan memperhatikan pergerakan katup. Amati pergerakan katup masuk (intake valve) dan katup buang (exhaust valve) pada silinder 1 atau silinder 4. Jika keduanya bergerak bersamaan, berarti katup tidak dapat diatur. Ini terjadi saat mesin berada di akhir langkah pembuangan dan awal langkah pengisapan. Jika keduanya bergerak di silinder 4, maka mesin berada pada posisi TMA silinder 1.Periksa push rodPeriksa tekanan pada bagian push rod, yang tergantung pada kondisi katup. Jika pergerakan push rod terjadi di silinder 1, maka silinder tersebut juga berada pada TMA.Kencangkan baut kepala silinder yang sebelumnya dibuka. Ketika akan mengencangkan baut, perhatikan momen tertentu:Baut rocker arm harus dikencangkan dengan momen 1,8 kg-m hingga 2,4 kg-m. Baut kepala silinder harus dikencangkan dengan momen 5,4 kg-m hingga 6,6 kg-m. Kencangkan rocker armSetel celah katup dengan menggunakan feeler gauge. Untuk katup masuk (IN), setel celah sebesar 0,2 mm, sedangkan untuk katup buang (EX), setel celah sebesar 0,3 mm untuk silinder 1, 2, 3, dan 5.Putar puli poros engkol Putar puli poror searah jarum jam selama 360 derajat. Ini dilakukan untuk mencapai posisi TMA silinder 4. Setelah itu, setel kembali celah katup dengan metode yang sama.Rakit KembaliRakit kembali komponen yang sebelumnya dibongkar ke posisi semula. Kemudian, analisis hasil penyetelan dengan menjalankan mesin dan memeriksa suara saat menarik tuas gas dalam posisi netral. Jika penyetelan berhasil, tidak akan ada suara aneh yang muncul dari mesin.

Bagikan Artikel Ini
layanan tanya daisy

Email dan Nomor HP Belum Terverifikasi

Mohon lakukan verifikasi email dan nomor HP untuk memaksimalkan proses transaksi Anda

Email Belum Terverifikasi

Mohon lakukan verifikasi email untuk memaksimalkan proses transaksi Anda

Nomor HP Belum Terverifikasi

Mohon lakukan verifikasi nomor HP untuk memaksimalkan proses transaksi Anda

Nomor HP Belum Terdaftar dan Terverifikasi

Mohon lakukan pendaftaran dan verifikasi nomor HP untuk memaksimalkan proses transaksi Anda

Verifikasi

Daftarkan Nomor HP